Kuripan Desa wisata lombok barat
"KURIPAN" DESA WISATA LOMBOK BARAT
Desa Kuripan berada dipinggir Gunung Sasak
dengan suhu rata-rata 22C – 32C, jumlah bulan hujan antara 4 bulan
dari 12 bulan dengan curah hujan rata-rata + 1100 mm, tinggi tempat 300mdpl,
serta dengan bentang wilayahnya yang datar, warna tanah hitam yang bertekstur
debu dengan kedalaman solum tanah 0,5 meter.
Mayoritas penduduknya beragama Islam
dan ada juga yang beragama Hindu dengan suku Sasak, namun ada juga yang
beretnis Jawa dan Sumbawa. Dan dari silsilah keturunannya, masyarakat
desa Kuripan termasuk secara umum berasal dari satu warga, sehingga dengan
begitu kerukunan dan keharmonisan tampak jelas terlihat.
Kesenjangan sosial ekonomi pada
masyarakat tidak terlalu menjadi ukuran pada proses interaksi atau hubungan
sosial masyarakat, namun dengan rata-rata prosentase kemiskinan mencapai 61,4 %
dan jumlah penduduk, yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani,
pedagang dan buruh yang terpaksa harus pergi merantau kedaerah lain seperti
Bali, Sumbawa dan Kalimantan atau keluar negeri seperti Malaysia dan Saudi
Arabia.
Desa Kuripan tempo dulu adalah satu
wilayah kesatuan masyarakat yang dimulai dengan nama Pamusungan yang
dipimpin oleh seorang Pamusung. Nama Desa “Kuripan” diambil dari
nama sebuah Kerajaan yang ada di Pulau Lombok, yaitu Kerajaan
Kahuripan.Kerajaan Kahuripan terpusat di Desa Kuripan.
Hal ini terbukti dari adanya
situs-situs sejarah yang masih ada sampai sekarang yaitu antara lain; Situs
Makam Raja Kahuripan di Karang Makam, Situs Makam Patih Seketeng di Tongkek,
Situs Makam Patih Nuraksi dan Nurakse di Makam Indergecek Pelabu, dan Makam
Pangeran Kelungkung yang masuk Islam di Pedewa’ Pelabu.
Desa Kuripan termasuk Desa tua yang
berada diwilayah selatan bagian timur Kabupaten Lombok Barat. Sebelum tahun
1959 wilayah Desa Kuripan sangatlah luas yaitu mencakup; sebagian wilayah
Kecamatan Gerung Yaitu Desa Dasan Geres disebelah Barat, Desa Tempos dan Desa
Banyu Urip dibagian Selatan. Sedangkan ke Timur sampai Wilayah Lombok Tengah
yaitu Desa Labulia dan disebelah Utara Desa Kuripan utara dan Desa Jagaraga
Indah.
Desa Kuripan berdiri dengan nama
Pamusungan sekitar Tahun 1904 yang dipimpin oleh seorang Pemusung bernama Mamiq
Muliasih.
Tahun 1997 Desa Kuripan dimekarkan menjadi
3 (tiga) Desa yaitu : Desa Kuripan, Desa Kuripan Utara, Dan Desa Kuripan
Selatan.
Tahun 2000 wilayah Desa Kuripan yang
dulu berubah menjadi satu wilayah Kecamatan yang disebut sebagai Kecamatan
Kuripan yang pusat kotanya berada di Desa Kuripan.
Saai ini Desa Kuripan adalah Desa yang
terletak di daerah perbatasan antara Kabupaten Lombok Barat dengan Kabupaten
Lombok Tengah, sehingga sehingga memiliki arti yang sangat strategis sebagai
wajah Kabupaten Lombok Barat. Jika masyarakat Kabupaten Lombok Tengah ingin ke
Kota Provinsi. Maka haruslah melewati Desa Kuripan.
Sebagian besar tata pemukiman
Desa Kuripan merupakan peninggalan masa lampau yaitu Kerajaan Kahuripan, dimana
dari empat penjuru Desa Kuripan diapit oleh tempat pekuburan. Selain
situs-situs sejarah terdapat pula situs-situs budaya yang masih dihormati dan
dipelihara masyarakat.
lombok,sebuah wilayah yg sangat menarik. dan,sy ingin sekali pada suatu saat nant untuk dapat mengunjunginya...
ReplyDeletetrima kasih
Deletewe wellcome to visit lombok